Sunday, February 23, 2014

TRI HITA KARANA


TRI HITA KARANA

Tri Hita Karana terdiri dari :
Parahyangan
Pawongan
Palemahan


1. Parhyangan
Parahyangan adalah hubungan harmonis antara manusia dengan Ida Sang Hyang Widi Wasa / Brahman sang pencipta / Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai Umat beragama atas dasar konsep theology yang diyakininya khususnya Umat Hindu yang pertama harus dilakukan adalah bagaimana berusaha untuk berhubungan dengan Sang Pencipta melalui kerja keras sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Untuk hal ini ditempuh dengan Catur Marga yaitu empat jalan menuju Sang Pencipta yakni :
Karma Marga merupakan suatu ajaran yang mendorong Umat untuk berbuat semaksimal mungkin untuk kepentingan orang banyak atau dirinya sendiri berada dalam lingkungan itu. Apa yang dikerjakannya tersebut di landasi dengan rasa tulus iklas dan tanpa pamrih. Yang dapat diperbuat dan mempunyai nilai spiritual yang tinggi adalah membangun dan membantu pembangunan tempat-tempat ibadah baik melalui memberikan dana punya ( memberikan sumbangan berupa uang atau bahan-bahan bangunan ), sehingga dapat memperlancar kegiatan pembangunan tempat-tempat ibadah tersebut dan terwujud dengan baik serta dapat dimanfaatkan sebagai mana mestinya oleh Umat beragama untuk kegiatan Keagamaan.

Bhakti Marga merupakan suatu ajaran yang mendorong Umat untuk tulus iklas mengabdi atas dasar kesadaran pengabdian, yang dimaksudkan disini adalah selain berbhakti kepada Hyang Widi Wasa (Tuhan) juga mengabdi untuk kepentingan masyarakat, Bangsa, dan Negara.
Jnana Marga merupakan suatu ajaran yang mendorong umat untuk yang mempunyai kemampuan pemikiran – pemikiran yang cemerlang dan positif untuk disumbangkan secara sukarela dan tanpa imbalan untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan Negara.
Raja Yoga Marga merupakan suatu ajaran yang mendorong umat untuk selalu menghubungkan diri dengan Tuhan melalui kegiatan sembahyang, tapa ( mengikuti untuk tidak melanggar larangan/ pantangan ), brata ( mengendalikan diri ) dan semadi ( selalu menghubungkan diri dengan berpasrah diri kepada Tuhan melalui berjapa/jikir ).
2. Pawongan
Pawongan adalah hubungan harmonis antara sesama umat manusia. Dalam hal ini ditekankan agar sesama umat beragama untuk selalu mengadakan komunikasi dan hubungan yang harmonis melalui kegiatan Sima Krama Dharma Santhi / silahturahmi. Dan kegiatan ini dipandang penting dan strategis mengingat bahwa umat manusia selalu hidup berdampingan dan tidak bisa hidup sendirian. Oleh karena itu tali persahabatan dan persaudaraan harus tetap terjalin dengan baik.
3. Palemahan
Palemahan adalah hubungan harmonis antara umat manusia dengan alam lingkungannya. Ajaran ini menekankan kepada umat manusia untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan alam sekitar, sehingga terwujud keharmonisan alam dan tetap terjaganya keseimbangan ekosistem. Untuk mewujudkan keharmonisan dengan alam lingkungan, bentuk-bentuk nyata yang dapat dipedomani dan dilaksanakan khususnya bagi Umat Hindu adalah melalui pengamalan makna Tumpek Uduh, Tumpek Kandang dan Caru ( Bhuta Yajna ) dengan berbagai tingkatannya. Semuanya itu merupakan suatu tatanan yang mendasar serta mengandung konsep – konsep keseimbangan yang pada intinya memberikan dorongan untuk menumbuh kembangkan rasa cinta kasih kepada sesama dan alam lingkungan.
Tri Hita Karana dan Tat Twam Asi adalah ajaran yang merupakan suatu konsep untuk menciptakan keharmonisan hubungan yang meliputi hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan sesama umat manusia dan hubungan manusia dengan alam lingkungannya.



Konsep Tri Hita Karana
 
Tri hita karana adalah tiga sumber yang mendatangkan keselamatan atau kebaikan (Ragam Istilah Hindu, Tim Bali Age, 2011:) yakni hubungan baik antara manusia dengan Tuhan (parahyangan), antara manusia dengan manusia (pawongan), antara manusia dengan lingkungan (palemahan). Perpaduan ketiga aspek keseimbangan merupakan sistem keharmonisan hidup (lahir dan batin). Tri hita karana didasarkan pada keyakinan bahwa alam semesta beserta isinya diciptakan, dipelihara dan dipralina (dilebur) oleh Tuhan sebagai Tri Murti (Dewa Brahma, Wisnu, dan Siwa) yang mempunyai kekuatan Tri Kona yakni upeti (penciptaan) oleh dewa Brahma, setiti (pemelihara) oleh Dewa Wisnu, dan pralina (pelebur) oleh dewa Siwa. Siklus lahir (upeti), hidup (setiti), dan pralina (mati) terus berjalan (reinkarnasi/punarbawa) hingga ciptaan kembali menyatu dengan penciptanya. Berbagai konsep lain yang mendukung tri hita karana antara lain: Catur Marga/Yoga, Dewata Nawa Sanga, Dewi-Dewi sebagai sakti dari Dewa Brahma, Wisnu, dan Siwa (seperti Dewi Saraswati, Dewi Uma/Sri, dan Dewi Parwati), Panca Sarada (kepercayaan terhadap Tuhan, atman, karma pala, samsara, dan moksa), tiga kerangka dasar masyarakat Bali Hindu (tatwa, susila, upakara), Tat wam Asi, Tri Kaya Parisuda, dan Catur Purusartha. Sukardana (2010) lebih jauh menjabarkan keterkaitan ketiga kerangka dasar tersebut terhadap hampir semua konsep penataan kehidupan masyarakat Bali Hindu.

Penerapan Tri Hita Karana

 
Penerapan Tri Hita Karana dalam kehidupan umat Hindu sebagai berikut
Hubungan antara manusia dengan Tuhannya yang diwujudkan dengan Dewa yadnya.
Hubungan manusia dengan alam lingkungannya yang diwujudkan dengan Bhuta yadnya.
Hubungan antara manusia dengan sesamanya diwujudkan dengan Pitra, Resi, Manusia Yadnya.

Tuesday, July 5, 2011

Hari Raya Pagerwesi @Desa Pakraman Karang Slideshow

Hari Raya Pagerwesi @Desa Pakraman Karang Slideshow: "TripAdvisor™ TripWow ★ Hari Raya Pagerwesi @Desa Pakraman Karang Slideshow ★ to Bali. Stunning free travel slideshows on TripAdvisor"

Selamat Hari Raya Galungan

Segenap Keluarga Besar Hang Karang mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan lan Kuningan,
semoga di hari yang suci ini akan menyatukan semua umat Hindu pada umumnya dan Hang Karang khususnya.


Wednesday, October 7, 2009

@ Candidasa Beach Bali

tenangkan pikiran, satukan hati, mari kita bersama melali di pantai candi dasa-karangasem.
a beautiful beach i think......
what about you?

Tuesday, September 22, 2009


Di Markas Kerobokan-Kuta Bali

We are......................
We are.....................
We are,,,,,, The X-StudiO Community in action........

Do you like it?
Do you want it?

Just try to be a member in our Community........

Saturday, September 19, 2009




We are X-StudiO Community in Action............!!!!




ST. Panca Budaya Anniversary













Atuh Beach,
@Karang Gede
Nusa Penida
Island





Beautiful white sand....... itulah label dari pantai Atuh yang letaknya sekitar 2 km dari Karang gede, Desa Pejukutan. Pantai nan indah dengan pasir putih alami dan pemandangan yang alami. Saat ini pantai ini sudah mulai dikunjungi banyak wisatawan asing maupun lokal. para investorpun mulai berdatangan kesini. Sangat menakjubkan memang...... pengen rasanya berlama-lama kalau sudah sampai di sana. Bentuk karang yang cantik, indahnya perbukitan disekitar yang bisa kita lihat membuat kita merasa kembali ke alam.

Kehabisan kata-kata. Begitulah yang bisa diungkapkan karena ketakjubannya.

Untuk menuju lokasi ini, anda bisa datang langsung ke Dusun Karang Gede, Desa Pejukutan. Disana ada Local Boy yang siap menghantarkan anda untuk Trecking. X-StudiO Community selalu siap untuk memandu anda menjelajah pantai ini. Perjalanan bisa ditempuh dengan menggunakan sepeda motor. Tapi ingat untuk membawa Camera atau Handycam karena bisa menyesal kalo tidak bawa.















X-StudiO BaseCamp:

Phone: 082083688292, 081999064065, 085737070441






Bagonk-Rock


Wayan Sudiarman, begitu nama lengkapnya. Adalah seorang guru di SD Negeri 2 Suana (Nusa Penida). Alumnus PGSD IKIP Negeri Singaraja (Now Undiksha) ini pernah bergabung di UKM Musik di kampusnya sebagai pengebug Drum. kesehariannya, selain mengajar dia juga aktif di X-StudiO Band sebagai Bassist. Pemilik X-StudiO Musik ini sangat dikenal dengan gelak tawanya yang lebar. haahahahahhaa..............

Friday, September 18, 2009




Metambusan ala X-StudiO Community

Do u like it.........??????
Just join with us.....

(Location: BaseCamp X-StudiO Commmunity. Time: 00.15 am)


Aktifitas rutin yang selalu kami lakukan di Base Camp X-StudiO Com. Simple tapi dasyat Coy.........!!!!!!


Tuesday, September 15, 2009

Atenk_Outsider

Atenk(Kadek Sudiarta)_memulai memainkan Drum sejak sekolah di SMA di Negara. Keinginan itu terpicu karena melihat permainan Drummer SID_Jerink. berawal dari manggung bersama grup bandnya waktu sekolah membawa cowok yang senang ketawa ini mengajak temen2nya untuk membentuk sebuah grup band yang dinamai Pita Merah. Alumnus jebolan PGSD Undiksha Singaraja yang berkampus di Denpasar ini akhirnya mengklopkankan diri bersama dua rekannya di Pita Merah. Dengan semangat untuk maju mereka bertiga menciptakan lirik-lirik lagu yang di siapkan untuk album indie mereka. Adalah seorang guru SD di salah satu SD Negeri di Nusa Penida yang juga bergabung di X-StudiO Band. Cowok yang juga punya hobi maen billyard ini kesehariannya biasa-biasa saja. Dengan ketawanya yang menjadi ciri Khas sangatlah membuat dia disukai sama teman-temannya. Di X-StudiO Community semua "arek-arek" dituntut untuk maju baik mengembangkan wawasannya, ide kreatifitas dan cara berfikir yang cepat. jadi Gak Malu-maluin lah............ ha..ha....ha....

Saturday, September 12, 2009

K-Rock

K-Rock(Made Supadma)_gitaris dari Band Pita Merah. Dia juga bergabung di Band X-StudiO sebagai gitaris. Adalah seorang guru yang mengajar di salah satu SD Negeri di Nusa Penida. Alumnus dari PGSD Undiksha Singaraja yang berkampus di Sesetan - Denpasar ini mulai belajar main gitar sejak masih sekolah di SMA Negeri 1 Nusa Penida. Kelihaiannya memainkan gitar membawa Band Pita Merah semakin di kenal di Denpasar karena sudah pernah mengeluarkan album indie. Saat ini dia bergabung ke sebuah komunitas yang dikenal dengan X-StudiO Community, yang mempunyai base camp di Karang Gede. Komunitas yang digagas oleh mantan aktivis kampus Undiksha Singaraja_Siundana Jaya Putra itu mulai menampakkan diri.
Base Camp yang sudah dilengkapi dengan alat-alat musik itu hampir setiap harinya ramai. Selain anak-anak komunitas yang nongkrong juga terkadang ada grup band lain yang mau menyewa di X-Studio Musik.
"Metambusan" adalah kegiatan yang sangat sering dilakukan di markas. K-Rock juga sangat bersemangat kalo sudah ada dari salah satu dari anak-anak komunitas yang mengeluarkan ide tersebut.

X-StudiO reBorn


Berawal dari ngumpul-ngumpul, cerita-cerita bareng, main musik dan nongkrong......
My crazy idea ternyata mulai bekerja, dan mengeluarkan kata-kata"X..... X...., X apa ya?"
XStudio Man!!!!! mantap bgt......
sejak saat itu aku mulai mempublikasikan X-StudiO Community_tempat anank-anak muda Karang Gede berkreasi. kendalanya adalah mereka terbagi menjadi beberapa wilayah. ada yang di Denpasar, Gianyar, Klungkung, Singaraja dan Nusa Penida Island tentunya sebagai BaseCamp.
sejak itu kita nongkrong bareng....... maen musik, billyard dan ngeNet. kita juga sering pergi ke Tourism Objects yang ada di pulau Nusa Penida. dan tak kalah pentingnya kita Mancing of course.
hampir setiap malam kita juga "metambusan"._adalah berkumpul untuk membakar ubi ketela pohon ditambah ikan laut "Be Suat" yang aduhai ueenaakknya. ha...ha...ha...